Merdeka.com - Oprit jembatan yang menghubungkan wilayah BobotsariRembang kabupaten Purbalingga ambrol pada Sabtu (18/3) sekira pukul 15.00 WIB. Akibatnya, lalu lintas di Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari macet total.
Satu unit mobil Avanza dilaporkan terjebak dan hanyut ke dalam sungai. Beruntung, penumpangnya bisa diselamatkan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Purbalingga, Tri Gunawan mengatakan, ambruknya oprit jembatan itu diduga akibat terjangan arus sungai yang kencang. Sebelum oprit jembatan roboh, hujan mengguyur wilayah itu dan aliran sungai Klawing sangat kencang.
"Derasnya arus sungai Klawing itu yang menghantam sebagian oprit jembatan di sisi Barat jembatan. Akibatnya, jembatan itu tak bisa digunakan," kata Tri Gunawan.
Akibat ambrolnya oprit jembatan tersebut, sebuah mobil Avanza bernomor polisi R 9426 MC yang dikemudikan Bambang Rahayu (42) terjatuh dan terbawa arus sungai. Beruntung nyawa warga Desa Tunjungmulih, Kecamatan Karangmoncol itu bisa diselamatkan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Purbalingga, Tri Gunawan mengatakan, ambruknya oprit jembatan itu diduga akibat terjangan arus sungai yang kencang. Sebelum oprit jembatan roboh, hujan mengguyur wilayah itu dan aliran sungai Klawing sangat kencang.
"Derasnya arus sungai Klawing itu yang menghantam sebagian oprit jembatan di sisi Barat jembatan. Akibatnya, jembatan itu tak bisa digunakan," kata Tri Gunawan.
Akibat ambrolnya oprit jembatan tersebut, sebuah mobil Avanza bernomor polisi R 9426 MC yang dikemudikan Bambang Rahayu (42) terjatuh dan terbawa arus sungai. Beruntung nyawa warga Desa Tunjungmulih, Kecamatan Karangmoncol itu bisa diselamatkan.
"Korban bisa diselamatkan, namun mobil Avanzanya belum diketahui nasibnya," kata Tri Gunawan.
Bupati Purbalingga Tasdi yang mendatangi lokasi bencana berjanji akan segera mengambil langkah-langkah untuk melakukan perbaikan atas oprit jembatan yang longsor. Penanganan akan dilakukan pada Hari Minggu (19/3) dengan mendatangkan alat berat backhoe.
Alat berat ini untuk melakukan normalisasi aliran air agar tidak menggerus jembatan. Sedang untuk oprit jembatan, akan dibuat bronjong dari kedua sisinya, dan bagian tengah diberi batu. Mudah-mudahan upaya ini bisa cepat diatasi dan lalu lintas bisa kembali normal," kata Tasdi.
Pengemudi mobil yang terbawa arus sungai, Bambang Rahayu saat melaporkan kejadian itu ke Polsek Bobotsari bercerita saat hendak melewati jembatan itu, tiba-tiba jalan amblas. Ia bersama mobilnya ikut terbawa longsoran.
"Saya kaget, sebelum melewati jembatan, tiba-tiba mobil seperti terbawa jalan yang longsor. Saya sadar tengah menghadapi musibah, dan saya berusaha menyelamatkan diri," kata Bambang.
Akibat kejadian itu, Bambang melaporkan kehilangan mobil Avansa dengan STNK atas nama Soiman, STNK sepeda motor Vega an Wijingingsih, STNK sepeda motor Vixion an Bambang Rahayu, ATM BRI an Subekti, Sim A, SIM C an Subekti, KTP an Bambang Rahayu, uang tunai Rp 700 ribu serta bahan baku wig yang dibawa dalam mobil. Surat-surat kendaraan itu hilang bersama dompet yang ditaruh di dalam mobil.
loading...


0 Response to "bobotsari-rembang: jembatan ambruk di laporkan satu unit mobil hilang"
Posting Komentar